Tampilkan postingan dengan label shukatips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shukatips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Maret 2012

obesitas pada anak & dewasa


Artikel I
Faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Obesitas
July 14th, 2010 
OBESITAS atau yang biasa kita kenal sebagai kegemukan merupakan suatu masalah yang cukup merisaukan di kalangan remaja. Pada remaja putri, kegemukan menjadi permasalahan yang cukup berat, karena keinginan untuk tampil sempurna yang seringkali diartikan dengan memiliki tubuh ramping/langsing dan proporsional, merupakan idaman bagi mereka.Hal ini semakin diperparah dengan berbagai iklan di televisi, surat kabar dan media massa lain yang selalu menonjolkan figur-figur wanita yang langsing dan iklan berbagai macam ramuan obat-obatan, makanan dan minuman untuk merampingkan tubuh. Akibatnya jutaan rupiah uang dibelanjakan untuk diet ketat, obat-obatan, dan perawatan-perawatan guna menurunkan berat badan.Tidak berbeda dengan remaja putri, remaja pria pun takut menjadi gemuk. Bagi mereka, pria yang memiliki bobot berlebih dianggap akan mengalami permasalahan yang cukup berat untuk menarik perhatian lawan jenis.Banyak remaja pria yang berharap dapat membuat tubuhnya ideal (menjadi sedikit berotot/kekar) dan keinginan mereka untuk itu pada sebagian remaja disalurkan melalui kegiatan olahraga, namun sayangnya bagi mereka yang kegemukan kegiatan olah raga akan terasa sebagai siksaan. Hal inilah yang seringkali dimanfaatkan oleh para penjual produk-produk obat-obatan atau makanan penurun berat badan dan alat olahraga ringan untuk memperlaris dagangannya.
Dengan melihat fenomena yang terjadi sekarang ini, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa obesitas merupakan salah masalah rumit yang seringkali dihadapi remaja dan juga termasuk orang dewasa. Hal ini tercermin dalam banyak dana yang dikeluarkan untuk melakukan diet, membeli obat-obatan pelangsing dan peralatan olahraga yang bertujuan untuk menurunkan berat badan.
Obesitas atau kegemukan terjadi pada saat badan menjadi gemuk (obese) yang disebabkan penumpukan adipose (adipocytes: jaringan lemak khusus yang disimpan tubuh) secara berlebihan. Jadi obesitas adalah keadaan dimana seseorang memiliki ber

Kamis, 23 Februari 2012

SikluS HiduP MahasiswA


START..

1). Pas mau semester baru:

Tekat Membara




2). Setelah Minggu pertama:

Tugas Numpuk, Malas Ngampus

3).  Setelah Minggu kedua:

Lupain Soal Tugas

4). Sebelum UTS:

Cuek Bebek

5). Selama UTS:

Gagal Nyontek

6). Setelah UTS:

Enjoy Aja

7). Sebelum UAS:

Cuek Lagi

8). Pas liat jadwal UAS:

Shock

9). 7 hari sebelum UAS:

Minggu Tenang

10). 6 hari sebelum UAS:


11). 5 hari sebelum UAS:

Masih Tetap Galau

12). 4 hari sebelum UAS:

Tambah Galau

13). 3 hari sebelum UAS:

Galau Stadium 1

14). 2 hari sebelum UAS:

Galau Stadium 2

15). 1 hari sebelum UAS:

Galau Stadium Ahir

16). Malam sebelum UAS:

Ketiduran

17). Pas UAS:

Lagi-Lagi Gagal Nyontek

18). Pas keluar dari ruang ujian:

Hanya Tuhan Yang Tau

19). Setelah UAS, selama liburan:

Enjoy Lagi

ENJOYY AJA....:::: :D
SANTAI....ANAK PANTAI.. 
THANKS... ^ ^


Presipitasi (BiokimiA)


alhasil...tugas ini... :(

Presipitasi adalah proses reaksi terbentuknya padatan (endapan) di dalam sebuah larutan sebagai hasil dari reaksi kimia. Presipitasi ini biasanya terbentuk ketika konsentrasi ion yang larut telah mencapai batas kelarutan dan hasilnya adalah membentuk garam. Reaksi ini dapat dipercepat dengan menambahkan agen presipitasi atau mengurangi pelarutnya. Reaksi presipitasi yang cepat akan menghasilkan residu mikrokristalin dan proses yang lambat akan menghasilkan kristaltunggal. Kristal tunggal juga dapat diperoleh dari rekristalisasi dari garam mikrokristalin.
Uji pemeriksaan HDL menggunakan preisipitat,karena HDL bersifat anti arterogenik ( memicu penyempitan,penebalan, dan pengerasan dinding pembuluh darah. Maka uji pemeriksaan HDL harus dengan membuat persipitatasi.dengan cara :
1.      Persiapkan Presipitat  HDL : 500 ul reagen HDL ditambah dengan 200 ul serum. Inkubasi 15 menit, kemudian centrifuge selama 10 menit.
2.      Persiapkan tabung reaksi, reagen cholestrol, standart dan sampel serum.
3.      Pipet blangko (reagen cholestrol) dengan menggunakan mikropipet sebanyak 500 ul
4.      Pipet standart (500 ul reagen cholestrol ditambah dengan standart HDL 50 ul). Masukkan kedalam tabung reaksi yang berbeda dengan menggunakan mikropipet dengan tips yang berbeda.
5.      Pipet sampel (500 ul reagen cholestrol ditambah dengan presipita 50 ul). Masukkan kedalam tabung yang berbeda pula dan dengan stip yang juga berbeda.
6.      Inkubasi selama 10 menit, kemudian baca pada fotometer.
Dan apa bila pada uji pemeriksaan HDL ini tidak menggunakan persipitasi,maka hasil dari uji kolestrol HDL tersebut tidak menghasilkan perubahan warna atau tidak terjadi reaksi,karena sifat HDL yang anti aterogenik.berbeda pula dengan sifat LDL & trigliserida.



(sumber karangan sendiri) hahahahaaaaa........... :D #gajje

Kamis, 09 Februari 2012

Asam lemak esensial & Non esensial


Asam lemak esensial (EFA)

Asam lemak hanya komponen lemak. Ada DUA asam lemak esensial. Esensial berarti Anda PERLU untuk mendapatkannya dari makanan karena tubuh tidak dapat memproduksi mereka.
  • Yang pertama adalah asam alfa-linolenat (LNA atau ALA), dan milik keluarga omega-3 asam lemak. Anda dapat menemukan ALA dalam rami (berlimpah), dan dalam jumlah kecil di kenari, ditekan dingin minyak canola, biji gandum (bagian diambil ketika membuat tepung putih), dan sayuran berdaun hijau gelap (dalam jumlah kecil). Dengan sejauh ini sumber makanan terbaik ALA adalah biji rami dan minyak rami.
    Makanan-makanan ini tidak terlalu populer dalam makanan khas Amerika, sehingga tidak mengherankan bahwa sekitar 95-99% dari penduduk AS kekurangan di ALA lemak esensial.Kekurangan ini berperan dalam hampir semua penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan kanker, radang sendi, kondisi kulit, neuropati diabetes, fungsi kekebalan tubuh, dan sindrom pramenstruasi. 
  • Asam linoleat (LA) adalah asam lemak esensial lainnya, milik keluarga omega-6 asam lemak. Hal ini ditemukan berlimpah dalam minyak kedelai, biji bunga matahari, biji safflower, biji labu, biji wijen, tahini, minyak jagung, dan kacang. Diet khas Amerika berisi LA terlalu banyak dibandingkan dengan ALA karena orang mengkonsumsi minyak nabati banyak olahan terbuat dari makanan tersebut di atas. Mereka tidak hanya memasak dengan minyak ini, tetapi juga makan margarin, kerupuk, biskuit, dan makanan olahan lainnya yang mengandung minyak tersebut.
    Rasio kanan asam linoleat dibandingkan alfa-linolenat dalam diet adalah penting. Seharusnya sekitar 3:01 atau 2:1, yang berarti dua-tiga kali LA sebanyak ALA. Biasanya dalam diet Amerika rasio ini lebih seperti 20:1. Beberapa peneliti percaya ketidakseimbangan dapat mengakibatkan berbagai gangguan mental, termasuk hiperaktif, depresi, alergi otak, dan skizofrenia. 
  • DHA dan EPA (lihat di bawah), sementara secara teknis tidak penting, adalah asam lemak esensial bagi banyak dari kita, karena sementara tubuh kita harus dapat membuat dari ALA, telah terbukti bahwa di banyak orang ini proses konversi tidak terjadi efisien. Jadi apperas bahwa bagi kebanyakan orang, DHA dan EPA menjadi lemak esensial yang perlu kita dapatkan dari makanan.

Non-esensial omega-3 dan lemak omega-6

Ada ada juga yang lain (non-esensial) omega-3 dan omega-6 asam lemak, yang tubuh Anda dapat (dalam kondisi sempurna) manufaktur dari dua yang penting.
  • Non-esensial omega-3 asam lemak termasuk DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA(eicosapentaenoic acid). Tubuh dapat mengkonversi ALA untuk EPA, dan kemudian EPA untuk DHA, namun konversi ini tidak selalu tampak terjadi secara efisien dan kemudian minyak ini akan harus diperoleh dari makanan. Bayi dan anak-anak membutuhkan DHA untuk pertumbuhan otak yang tepat dari diet mereka (dan ASI dapat memiliki banyak dari itu!). 
  • Non-esensial omega-6 asam lemak termasuk AA (asam arakidonat) dan GLA (gamma-linolenic acid) yang membuat tubuh Anda dari LA (asam lemak omega-6 esensial).

Konversi ALA untuk EPA dan DHA

Berdasarkan penelitian terbaru, konversi dari ALA untuk EPA dan DHA kemudian sering ditemukan tidak cukup pada manusia. Itu bisa terjadi (jelas) jika Anda tidak mendapatkan cukup bahan baku ALA, atau jika Anda tidak mendapatkan cukup vitamin C, B6, B3, atau seng dan magnesium cukup, yang semuanya dibutuhkan dalam konversi dari ALA untuk DHA dan EPA. Juga, jika makanan mengandung omega-6 terlalu banyak lemak dibandingkan dengan ALA (seperti yang biasanya terjadi dalam makanan barat), maka konversi diperlambat. Faktor lain adalah kadar insulin terlalu tinggi.
Mungkin ada faktor lain, juga, yang menghambat proses konversi. Namun, pada mamalia kita umum dilengkapi untuk mengkonversi ALA untuk EPA dan DHA, karena DHA yang dibutuhkan di mata kita dan otak, dan hewan vegetarian seperti kuda dan sapi ADALAH mampu tarif cukup baik dengan diet mereka.
Namun, mengingat pola makan barat, gaya hidup stres, dan polutan di lingkungan, bagi kebanyakan dari kita adalah bijaksana untuk makan tidak hanya minyak rami atau lena, tetapi juga sumber DHA dan EPA juga - yang berarti berminyak air dingin IKAN, seperti salmon, trout, sarden, herring (dan makarel jika tidak memiliki terlalu banyak merkuri di dalamnya).

Ciri Ciri Wanita Jatuh Cinta

Ciri Ciri Wanita Jatuh Cinta. Bagi kebanyakan orang Mencari Pacar yang Baik adalah sesuatu yang sangat di idam idamkan. pasangan yang salalu setia merupakan satu ciri pasangan yang baik maka dari itu perlu kiranya untuk melihat beberapa Ciri Wanita Setia agar kalian tidak salah dalam memilih pasangan dan hubungan asmara kalian semakin Romantis.

selain itu bagi seorang pria tentunya kita ingin tahu apakah wanita itu mencintai kita atau tidak, hal ini dilakukan untuk melakukan usaha pendekatan terhadap wanita atau orang itu sendiri agar usaha yang dilakukan tidak sia sia. 



Untuk itu saya akan memberikan beberapa Ciri Ciri Wanita Jatuh Cinta yang bisa di lihat dari beberapa hal yang tentunya akan bermanfaat untuk kalian dalam mendaoatkan Pacar. ok saya tidak akan banyak bicara lagi berikut Ciri Ciri Wanita Setia Silahkan disimak.

Ciri Ciri Wanita Jatuh Cinta

 

1. Dia akan selalu memiliki alasan untuk bertemu kamu.
seseorang yang telah jatuh cinta akan selalu merasa rindu pada orang yang di cintainya hal ini membuatnya memikirkan beberapa alasan untuk bisa sering sering bertemu kamu entah itu berpura pura meminjam buku, berpura pura menanyakan PR atau hal hal lainnya yang bisa membuatnya bertemu dengan Kamu.

2. Dia akan merasa cemburu jika kamu dekat dengan wanita lain.
kebanyakan orang jatuh cinta tidak ingin orang yang di cintainya mendekati orang lain hal ini tidak bisa di lihat secara langsung namun bisa dilihat dari sikapnya ketika kamu berdekatan dengan orang lain dia akan merasa bete.

3. Berusaha tampil cantik jika bersama kamu.
hal ini bisa terlihat dari jika dia jalan sama teman temannya dai akan berdandan apa adanya namun berbeda jika dai jalan sama kamu dia akan berusaha dandan secantik mungkin ya hal ini dikarenakan agar kamu tertarik sama dia. dia tidak mau terlihat biasa biasa saja dihadapan kamu.

4. Dia akan selalu perhatian sama kamu.
perhatian ini bisa ditunjukkannya melalui sms, telpon, atau lewat komentar komentarnya di jeraing sosial kamu dengan cara menyuruh kamu makan, menanyakan apa udah sholat, mengirim sms selamat tidur, atau hal hal lainnya.

5. Dia akan selalu ada buat kamu
ketika kamu membutuhkan dia tak usah menunggu lama lagi dia pasti akan selalu ada buat kamu tidak ada alasan baginya untuk menolak keingin kamu karena ini hal ini akan membuatnya bisa bertemu kamu. seperti yang telah saya jelaskan di poit pertama.



...^ ^...

Asam Amino Esensial & Non Esensial



Asam amino diperlukan oleh makhluk hidup sebagai penyusun protein atau sebagai kerangka molekul-molekul penting. Ia disebut esensial bagi suatu spesies organisme apabila spesies tersebut memerlukannya tetapi tidak mampu memproduksi sendiri atau selalu kekurangan asam amino yang bersangkutan. Untuk memenuhi kebutuhan ini, spesies itu harus memasoknya dari luar (lewat makanan). Istilah "asam amino esensial" berlaku hanya bagi organisme heterotrof.
Bagi manusia, ada delapan (ada yang menyebut sembilan) asam amino esensial yang harus dipenuhi dari diet sehari-hari, yaitu isoleusina, leusina, lisina, metionina, fenilalanina, treonina, triptofan, dan valina. Histidina dan arginina disebut sebagai "setengah esensial" karena tubuh manusia dewasa sehat mampu memenuhi kebutuhannya. Asam amino karnitina juga bersifat "setengah esensial" 

ASAM AMINO ESENSIAL

  1. ISOLEUCINE (4,13%)
    Diperlukan untuk pertumbuhan yang optimal. Perkembangan kecerdasan. Mempertahankan keseimbangan nitrogen tubuh. Diperlukan untuk pembentukan asam amino non esensial lainnya. Penting untuk pembentukan haemoglobin dan menstabilkan kadar gula darah (kekurangan dapat memicu gejala hypoglycemia).
  2. LEUCINE (5,80%)
    Pemacu fungsi otak. Menambah tingkat energi otot. Membantu menurunkan kadar gula darah yang berlebihan. Membantu penyembuhan tulang, jaringan otot dan kulit (terutama untuk mempercepat penyembuhan luka post - operative).
  3. LYCINE (4,00%)
    Bahan dasar antibodi darah. Memperkuat sistem sirkulasi. Mempertahankan pertumbuhan sel-sel normal. Bersama proline dan Vitamin C akan membentuk jaringan kolagen. Menurunkan kadar triglyserida darah yang berlebih. Kekurangan menyebabkan mudah lelah, sulit konsentrasi, rambut rontok, anemia, pertumbuhan terhambat dan kelainan reproduksi.
  4. METHIONINE (2,17%)
    Penting untuk metabolisme lemak. Menjaga kesehatan hati, menenangkan syaraf yang tegang. Mencegah penumpukan lemak di hati dan pembuluh darah arteri terutama yang mensuplai darah ke otak, jantung dan ginjal. Penting untuk mencegah alergi, osteoporosis, demam rematik dan toxemia pada kehamilan serta detoxifikasi zat-zat berbahaya pada saluran cerna.
  5. PHENYLALANINE (3,95%)
    Diperlukan oleh kelenjar tiroid untuk menghasilkan tiroksin yang akan mencegah penyakit gondok. Dipakai untuk mengatasi depresi juga untuk mengurangi rasa sakit akibat migrain, menstruasi dan arthritis. Menghasilkan norepinephrine otak yang membantu daya ingat dan daya hafal. Mengurangi obesitas.
  6. THREONINE (4,17%)
    Meningkatkan kemampuan usus dan proses pencernaan. Mempertahankan keseimbangan protein. Penting dalam pembentukan

Vitamin B

Vitamin 
Vitamin B memiliki 8 jenis, yaitu vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan berbagai penyakit. Itu sebabnya berbagai banyak multivitamin yang ada menyertakan variasi beberapa jenis vitamin B yang disebut vitamin B-kompleks. Berikut ini penjelasan mengenai jenis vitamin B.







  • Vitamin B1 (Tiamin)

    Fungsi: Mengubah zat karbohidrat dalam makanan menjadi energi.
    Kebutuhan: Wanita 1,1 mg; Pria 1,2 mg; Wanita hamil dan menyusui 1,4 mg.
    Sumber: Nasi, roti, sereal, tepung terigu, makanan laut seperti udang, kepiting atau kerang.
  • Vitamin B2 (Riboflavin)

    Fungsi: Menjaga kesehatan mata dan kulit.
    Kebutuhan: Wanita 1,1 mg; Pria 1,3 mg; Wanita menyusui 1,6 mg.
    Sumber: Susu, keju, ayam, brokoli, bayam, jamur.
  • Vitamin B3 (Niasin)

    Fungsi: Untuk kesehatan kulit, meningkatkan nafsu makan, memperbaiki sistem pencernaan serta membantu mengubah makanan menjadi energi.
    Kebutuhan: Wanita 14 mg; Pria 16 mg; Wanita hamil 18 mg; Wanita menyusui 17 mg.
    Sumber: Padi-padian, kacang-kacangan, daging sapi, jamur.
  • Vitamin B5 (Pantothenic Acid)

    Fungsi: Bersama-sama dengan jenis vitamin B lainnya, vitamin B5 berguna dalam proses pemecahan lemak, protein, karbohidrat menjadi energi. Manfaat lainnya adalah untuk pembentukan sel darah merah dan membuat vitamin D.
    Kebutuhan: Wanita 4 mg; Pria 6 mg; Wanita hamil 5 mg; Wanita menyusui 6 mg.
    Sumber: Ayam, ikan sarden, alpukat, semangka.
  • Vitamin B6 (Piridoksin)

    Fungsi: Diperlukan dalam proses asam amino dan lemak.
    Kebutuhan: Wanita 1,3 mg; Pria 1,3 mg; Wanita hamil 1,9 mg; Wanita menyusui 2 mg. Kebanyakan konsumsi vitamin B6 dengan konsumsi lebih dari 50 mg per hari dapat menyebabkan kerusakan saraf secara permanen.
    Sumber: Daging unggas, ikan, sapi, kentang, tomat, pisang, buah yang berwarna ungu dan sayuran hijau.
  • Vitamin B7 (Biotin)

    Fungsi: Membantu dalam proses pemecahan lemak, protein menjadi energi yang akan digunakan oleh tubuh.
    Kebutuhan: Wanita 25 mkg; Pria 30 mkg; Wanita hamil 30 mkg; Wanita menyusui 35 mkg.
    Sumber: Daging ikan salmon, telur, susu, sereal, pisang dan kacang tanah.
  • Vitamin B9 (Folat)

    Fungsi: Bertugas agar sel-sel pada tubuh berkembang dengan benar, membentuk sel darah merah dan mencegah kerusakan saraf pada janin.
    Kebutuhan: Wanita 400 mkg; Pria 400 mkg; Wanita hamil 600 mkg; Wanita menyusui 500 mkg. Vitamin B12 yang berlebihan akan menyebabkan kekurangan vitamin B12.
    Sumber: Susu dan produk olahan susu, bit, hati, melon dan sayuran berdaun hijau.
  • Vitamin B12 (Kobalamin)

    Fungsi: Mengubah karbohidrat, protein dan lemak menjadi energi, menjaga sel darah merah tetap sehat, melindungi sel saraf, mencegah penyakit jantung, dan mencegah penyusutan otak yang dapat menyebabkan daya ingat menurun.
    Kebutuhan: Wanita 2,4 mkg; Pria 2,4 mkg; Wanita hamil 2,6 mkg; Wanita menyusui 2,8 mkg.
    Sumber: Daging sapi, daging ikan, hati, telur, susu, kedelai dan rumput laut.